Gigi adalah alat yang digunakan untuk mengolah makanan saat kita makan. Dengan adanya gigi, kita dapat mengigit, memotong, mengunyah, sobek, dan menghaluskan makanan yang kita makan. Proses dan cara kerja yang dilakukan gigi dinamakan mencerna makanan secara mekanik. Gigi berfungsi untuk mengunyah makanan menjadi halus. Hal ini sangat membantu kinerja enzim untuk mencerna makanan secara cepat dan efisien. Gigi manusia dibedakan menjadi 4 macam gigi yang terdapat dimulut berdasarkan bentuknya. Macam-macam gigi manusia serta fungsinya antara lain sebagai berikut…

  1. Gigi seri (identis insisivus) adalah gigi yang terdiri satu akar yang berfungsi untuk memotong dan mengerat makanan atau benda lainnya. Gigi seri berada pada bagian depan dengan bentuk yang tegak dan tepi yang tajam. Seperti sekop atau tatah.
  2. Gigi taring (identis kaninus) adalah gigi yang terdiri satu akar yang berfungsi untuk mengoyak makanan atau benda lainnya. Bentuk dari gigi taring adalah tinggi dan runcing.
  3. Gigi geraham depan (pramolar) adalah gigi yang terdiri dari dua akar yang berfungsi untuk menggilas dan mengunyah makanan atau benda lainnya. Bentuk gigi gerahan depan adalah lebih rendah dan lebih rata dengan benjolan-benjolan kecil.
  4. Gigi gerahan belakang (molar) adalah gigi yang terdiri dari tiga akar yang berfungsi untuk melumat, menghancurkan, menghaluskan dan mengunyah makanan atau benda-benda lainnya.

Dari macam – macam gigi tersebut biasanya mengalami kerusakan / sakit, nah disinilah kita akan membutuhkan jasa seorang dokter gigi, namun ada juga yang tak sakit namun jasa dokter gigi juga di butuhkan, seperti untuk perawatan memutihkan gigi, merapikan gigi dll. Apa itu sebenarnya dokter gigi? Mari simak bersama:

Dokter gigi merupakan seorang praktisi di bidang kesehatan yang mengkhususkan diri dalam mendiagnosa sekaligus memberikan perawatan terhadap masalah-masalah yang berkenaan dengan gigi, gusi, dan struktur di sekitar wajah dan rahang. Dokter gigi juga bertanggung jawab di dalam menyediakan layanan-layanan yang bersifat pemeliharaan, pencegahan, dan pembersihan, berikut petunjuk mengenai pemeliharaan yang tepat terhadap gigi dan gusi.

Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, dokter gigi secara rutin melakukan pemeriksaan, mengambil rontgen, mendiagnosa penyakit-penyakit, dan menentukan perawatan-perawatan yang tepat. Dokter gigi juga melaksanakan tindakan-tindakan bedah mulut dan memberikan resep mengenai pengobatan untuk perawatan masalah gigi, meredakan gejala, dan mencegah infeksi. Mengingat beberapa tindakan di bidang ilmu gigi membutuhkan pembiusan, dokter gigi juga memperoleh pelatihan di bidang bius umum.

Sub-spesialisasi di bidang Kedokteran Gigi

Dokter-dokter gigi juga memperoleh pelatihan di beberapa sub-spesialisasi, seperti:

1. Perawatan saluran akar (endodontics)

Juga dikenal dengan istilah terapi saluran akar, ini merujuk kepada studi, diagnosa, dan perawatan terhadap penyakit-penyakit yang mempengaruhi pulpa gigi.

2. Dokter gigi oral dan maxillofacial (rahang dan wajah)

Dokter gigi yang mengambil spesialisasi di bidang ini terbagi ke dalam tiga tipe berbeda: ahli patologi oral dan maxillofacial, radiologi, dan ahli bedah.

3. Ortodonti

Dikenal sebagai salah satu sub-spesialisasi yang paling terkenal di ilmu kedokteran gigi, ortodonti merujuk kepada dokter-dokter gigi yang mengkhususkan diri ke dalam perbaikan susunan dan kesejajaran gigi pasien. Metode utama mereka adalah penggunaan kawat gigi untuk secara bertahap memandu gigi supaya berada di posisi-posisi yang tepat.

4. Periodonti

Ini merujuk kepada suatu studi dan pengobatan terhadap kesehatan-kesehatan yang mempengaruhi gusi. Salah satu tindakan yang paling umum dilakukan di sini adalah peletakan cangkok (implan) gigi, yang ditanamkan melalui gusi ke dalam tulang rahang.

5. Dokter gigi anak

sebelumnya dikenal dengan istilah pedodonti, ilmu kedokteran gigi anak melaksanakan semua kewajiban dan fungsi dari dokter gigi kepada pasien belia.

6. Prosthodonsia

Ini merupakan sub-spesialisasi yang cakupannya begitu luas, di mana banyak dari metode perawatannya yang spesifik dikenal sebagai salah satu perawatan gigi yang paling dicari. Prosthodonsia merujuk kepada pemasangan gigi tiruan dan pegangan untuk gigi palsu.

Untuk Anda yang berada di kota Semarang dan merasa butuh untuk melakukan konsultasi, perawatan, atau tindakan seputar permasalahan gigi, tidak usah binggung. Karena Klinikita Semarang yang saat ini mempunyai 3 cabang di kota Semarang dapat menjadi solusi untuk Anda yang ingin mendapatkan Dokter Gigi yang berkualitas dan juga yang memberikan pelayanan sehangat perhatian keluarga Anda di rumah. Klinikita yang merupakan Klinik kesehatan yang melayani pemeriksaan Dokter Umum & Dokter Gigi merupakan Klinik yang di rasa cukup baik untuk layanan dokter giginya, melihat jumlah pasien tiap harinya selalu ada bahkan sampai antri seiap harinya, terutama untuk yang malam hari. Untuk layanan Dokter gigi di Klinikita Semarang antara lain :

  1. Behel Gigi
  2. Bleaching Gigi
  3. Scalling Gigi
  4. Veneer Gigi
  5. Tambal Gigi
  6. Cabut Gigi
  7. Gigi Palsu
  8. dll.

Kurang lebih seperti itu, Jadi untuk Anda semua, tak usah binggung untuk solusi permasalahan gigimu, percayakan semua pada Klinikita, semua masalah gigimu akan kami atasi dengan baik dan dengan layanan yang sehangat perhatian keluarga anda di rumah. Terimakasih.

Kunjungi cabang Klinikita terdekat di Kota Semarang :

  • Klinikita Setiabudi : Jl. Setiabudi No. 55, Banyumanik, Semarang. Telp. (024) 7472220 / 08112726482
  • Klinikita Kalipancur : Jl. Abdulrahman Saleh Kav. 783, Kalipancur, Semarang. Telp. (024) 7624455 / 08112726481
  • Klinikita Kedungmundu : Jl. Kedungmundu raya, ruko Grahawahid No. 7, Kedungmundu, Semarang. Telp. (024) 76740217 / 08112726483

 

– Klinikita Berbagi Senang & Sehat Di Tahun 2018 –