Setiap perdarahan dibagian manapun dalam tubuh manusia mempunyai potensi untuk infeksi, sebelum mencoba untuk menolong/menghentikan perdarahan perhatikan terlebih dahulu tangan penolong yang akan mencoba menghentikannya. Gunakan sarung tangan agar luka tidak terpapar infeski dari luar atau kita sebagai penolong tidak terkena infeksi dari darah yang keluar. Setiap cairan tubuh yang keluar termasuk darah mempunyai potensi membawa penyakit. Waspada penyakit yang ditularkan melalui darah seperti HIV, Hepatitis. Jika tidak ada sarung tangan, upayakan menghentikan pendarahan dengan media perantara seperti plastik bersih, kertas bersih, ataupun kain bersih.

Cara menghentikan perdarahan berat :
• Jika perdarahan banyak dan korban tidak sadar segera teriak minta bantuan orang sekitar.
• Jaga korban pada tempatnya, jangan dipindah-pindahkan
• Lihat luka yang mengeluarkan perdarahan, gunakan media bersih seperti kain, atau perban untuk menekan secara langsung keluarnya darah, jika kain basah dan darah tetap keluar ,ambil kain atau perban lagi, tutupkan di kain/perban yang pertama jangan diambil.Tekan daerah yang keluar darah kira-kira 15 menit.
• Jika 15 menit perdarahan tetap tidak mau berhenti, tekan titik lewatnya pembuluh darah besar disekitar luka, seperti di bawah lengan kedua tangan atau di pangkal paha,pergelangan tangan,punggung telapak kaki, pembuluh besar leher dan pembuluh darah diatas lutut. lebih baik lakukan tekannan pada titik tersebut daripada menggunakan torniket/tali pengikat.
• Jangan mengambil benda asing yang mengakibatkan perdarahan, jika mau menutup kuka,tutuplah disekitar benda yang mengakibatkan perdarahan, pengambilan benda serahkan kepada dokter.
• Jika tidak ada tanda patah tulang disekitar perdarahan, perlahan-lahan angkat luka lebih tinggi daripada jantung korban dan jauhkan dari benda-benda berbahaya
• Ketika perdarahan sudah berhenti,jaga korban agar tetap hangat, beri korban selimut, dan lihat tanda-tanda syok/kekurangan cairan akibat perdarahan
• Hubungi dokter terdekat untuk menutup luka dan menangani selanjutnya.

Cara menutup luka
1. Bersihkan tangan penolong menggunakan sabun dan air mengalir, cuci tangan sedemikian sehingga bersih, jika tidak ada air mengalir gunakan obat antiseptik yang dijual dipasaran
2. Ambil kasa/perban basahi dengan obat merah usapkan ke arah luka sehingga luka basah dan darah kering juga ikut terangkat. Usap perlahan-lahan pada luka usahakan tidak memperparah luka dengan timbulnya pendarahan baru.
Syok
– Syok atau gangguan peredaran darah dalam tubuh dimana kejadian ini dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara dini. Syok salah satunya disebabkan oleh perdarahan. Ada beberapa tanda khas yang timbul seperti nadi pembuluh darah yang lemah ,tidak teratur atau bahkan cepat sekali pada saat awal syok, tubuh pucat, tangan dan kaki dingin, pernapasan tidak teratur cepat dan dangkal, dan biasanya kesadaran menurun seperti cemas, bingung bahkan pingsan.
– Langkah yang harus diambil adalah segera minta bantuan orang lain untuk menemani, baringkan korban ditempat datar dengan kaki diangkat kira-kira 30 cm sehingga darah dapat mengalir menuju otak, pertahankan mulut terbuka sehingga pernapasan tidak tertutup/terganggu, jangan beri makan & minum, jangan diberi bantal dibawah kepala, jangan berikan pemanas tubuh secara langsung, gunakan selimut.
– Syok penangannan yang lebih lanjut akan memerlukan masukan cairan tubuh yang cukup, memasukkan infus adalah alternatif terahkir jika kondisi penderita sudah tidak dapat menerima cairan melalui mulut.