Nangka (Artocarpus heterophyllus) adalah tanaman jenis buah tahunan yang tergolong ke dalam famili malvales dan hanya tumbuh di daerah yang beriklim tropis.  Tanaman nangka dapat dikenali dari berbagai penampilan fisiknya yang antara lain dari akar, batang, daun, buah, dan bunga.

Akar

Tanaman nangka tumbuh kokoh karena ditunjang oleh sistem perakaran yang kuat dari jenis akar tunggang dengan sistem percabangan akar yang cukup banyak. Sistem perakaran yang kuat ini menyebabkan tanaman nangka sering ditanam untuk keperluan konservasi lahan miring dan daerah aliran sungai.

Daun

Daun tanaman nangka tergolong daun tunggal yang tumbuh berselang-seling pada bagian ranting tanaman. Permukaan daun nangka bagian atas dan bawah memiliki penampilan yang berbeda. Permukaan daun bagian atas memiliki warna hijau cerah dengan tekstur yang licin, sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna hijau tua dengan tekstur yang kasar. Pangkal daun memiliki penumpu berbentuk segitiga dengan warna kuning kecoklatan.

Bunga

Tanaman nangka adalah tanaman berumah satu, artinya dalam satu tanaman dapat dijumpai bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan dicirikan dengan bentuknya yang menyerupai gada, bengkok, dan berwarna hijau tua, sedangkan bunga betina dicirikan dengan bentuknya yang menyerupai gada silindris yang pipih.

Buah

Buah nangka tergolong buah majemuk semu, artinya buah tersebut tersusun oleh rangkaian bunga majemuk (nyamplung) dan dari luar terlihar seperti hanya satu buah.Di dalam buah nangka (diantara nyamplung) terdapat dami-dami yang sebetulnya merupakan bunga nangka yang tidak terserbuki.

Beberapa manfaat buah nangka :

  1. Daging buah nangka muda (tewel) dimanfaatkan sebagai makanan sayuran.
  2. Tepung biji nangka digunakan sebagai bahan baku industri makanan (bahan makan campuran).
  3. Daun muda dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
  4. Kayu nangka dianggap lebih unggul daripada jati untuk pembuatan meubel, konstruksi bangunan pembubutan, tiang kapal, untuk tiang kuda dan kandang sapi ( di Priangan), dayung, perkakas, dan alat musik.
  5. Pohon nangka dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Di balik limpahan kandungannya yang baik bagi tubuh, nangka juga memiliki beberapa kandungan berbahaya bagi tubuh. Jika dikonsumsi dalam takaran yang normal, kandungan berbahaya tersebut tidak akan terlalu berperan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan maka sudah pasti akan membahayakan kesehatan tubuh. Adanya kandungan yang berbahaya ini membuat nangka tidak boleh dikonsumsi oleh semua orang terutama orang dengan beberapa jenis penyakit. Berikut ini beberapa efek samping buah nangka yang pernah dirasakan oleh beberapa orang:

  1. Konsumsi buah nangka bagi orang yang memiliki penyakit maag kronis akan berefek samping yaitu membuat penyakit ini akan kembali kambuh. Oleh karena itu, bagi penderita bahaya maag kronis di larang mengkonsumsi buah nangka.
  2. Dapat menyebabkan beberapa reaksi alergi

Dalam beberpa kasus, buah nangka dapat menyebabkan alergi. Oleh karena itu, jika Anda memang orang yang alergi dalam mengkonsumsi buah nangka sebaiknya hindari.

  1. Akan meningkatkan koagulasi pada pada orang yang menderita kelainan darah

Koagulasi merupakan proses penggumpalan cairan atau larutan secara keseluruhan ataupun sebagian sehingga membentuk gumpalan-gumpalan baik lunak maupun keras seperti gel. Contohnya adalah menggumpalnya darah saat akan mengalir ke luar tubuh. Oleh karena itu jika Anda penderita gangguan darah lebih baik hindari mengkonsumsi buah nangka karena akan memperburuk kondisi Anda.

  1. Mengubah tingkat toleransi glukosa pada penderita diabetes

Penderita gejala diabetes dilarang mengkonsumsi buah nangka karena dapat meningkatkan tingkat glukosa dalam darah.

  1. Dapat menyebabkan feses menjadi tidak normal

Jika Anda mengkonsumsi buah nangka secara berlebihan, kandungan seratnya yang tinggi dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan kondisi feses tidak normal.

  1. Membuat perut menjadi kembung dan bergas

Jika Anda mengkonsumsi buah nangka berlebihan maka akan menimbulkan gangguan pada perut seperti kembung, diare dan rasa ingin buang gas terus-menerus.

  1. Meningkatkan suhu janin dan kontraksi dini

Buah nangka memiliki manfaat dan khasiat yang melimpah bila dikonsumsi oleh ibu hamil, tetapi hal ini jika konsumsinya masih dalam takaran yang normal. Apabila konsumsi berlebihan maka dapat meningkatkan suhu janin dalam kandungan serta kontraksi lebih awal yang dapat berdampak bayi lahir prematur dan bahkan keguguran.

Buah nangka akan tetap memberikan manfaat bagi ibu hamil jika konsumsinya tidak berlebihan, jika berlebihan maka akan menimbulkan masalah baru. Beberapa manfaat buah nangka dengan takaran konsumsi yang normal untuk ibu hamil, yaitu membantu mengontrol dan mangatur hormon, meningkatkan kekebalan tubuh ibu dan janin, mengontrol tingkat stres saat kehamilan, menurunkan tekanan darah selama kehamilan, dan lain-lain.

Demikian pembahasan yang dapat kami bagi pada kedempatan kali ini. Sebagai manusia memang kita perlu tahu dan paham mengenai efek – efek yang bisa di timbulkan dari apa yang kita konsumsi, sehingga kita bisa terhindar dari bahaya yang bisa ditimbulkan. Semoga artikel ini bisa memberikan pengetahuan baru dan semoga bermanfaat.

-Klinikita Berbagi Senang & Sehat Di Tahun 2017-

WhatsApp Klinikita