Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki banyak jenis rempah-rempah. Banyak orang beranggapan bahwa rempah adalah bahan/bumbu dapur yang digunakan untuk memasak. Namun siapa sangka, rempah-rempah yang berada di dapur ini dapat mengobati berbagai penyakit yang kita alami. Seperti temulawak, temulawak (Curcuma Xanthorriza) merupakan rempah asli Indonesia yang berasal dari pulau jawa. Temulawak sebagai tanaman herbal ini banyak dijumpai di kebun dengan jenis tanah gembur. Bagi penduduk di pulau Jawa, tidaklah sulit untuk menemukan jenis tanaman ini. Temulawak dipercaya sebagai salah satu solusi masalah susah makan pada anak.

Bagi para orang tua, mereka akan merasa kebingungan dan setres apabila melihat sang buah hati sangat sulit untuk makan. Bukan karena sakit, namun dikarenakan anak tidak memiliki nafsu makan yang wajar. Kurangnya nafsu makan ini membuat orang tua cemas, pasalnya apabila anak susah makan maka asupan gizinya pun tidak terpenuhi dengan baik. Apabila asupan gizi anak tidak tercukupi, maka yang akan terjadi adalah munculnya berbagai penyakit. Selain tubuh anak menjadi kurus, biasanya mereka juga cenderung lemas dan mudah lelah. Dan masih banyak lagi penyakit yang menghantui. Untuk itu, orang tua berusaha keras mencari obat agar nafsu makan anak membaik, salah satunya dengan menggunakan bahan temulawak, ilmu dari nenek moyang.

Apabila hendak membudidayakan tanaman temulawak ini, yang perlu diketahui bahwa temulawak berkembang biak secara vegetative yaitu anakan yang tumbuh dari rimpang tua yang berumur 9 bulan atau lebih, kemudian bibit tersebut ditunaskan terlebih dahulu di tempat yang lembap dan gelap selama 2-3 minggu sebelum ditanam. Cara lain untuk mendapatkan bibit adalah dengan memotong rimpang tua yang baru dipanen dan sudah memiliki tunas (setiap potongan terdiri dari 2-3 mata tunas), kemudian dikeringkan dengan cara dijemur selama 4-6 hari. Sebaiknya penanaman temulawak dilakukan saat awal musim hujan agar rimpang tumbuh besar.

Seperti yang kita tahu, banyak iklan suplemen penambah nafsu makan yang ditayangkan di televisi kebanyakan mengandung ekstrak temulawak. Kemudian muncul pertanyaan, benarkah temulawak dapat meningkatkan nafsu makan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus mengetahui apa saja kandungan gizi dalam temulawak. berikut ini adalah beberapa zat yang terkandung dalam temulawak :

  1. Pati
  2. Protin
  3. Abu
  4. Serat
  5. Kurkumin
  6. Minyak asirin
  7. Phelandren
  8. Tumerol

Dari beberagai macam kandungan yang terdapat dalam tumbuhan temulawak tersebut, zat kurkulim atau yang disebut juga dengan zat curcuma inilah yang membuat manfaat temulawak bagi anak yang susah makan dimana dapat digunakan untuk meningkatkan kembali nafsu makan pada anak maupun dewasa. Maka tidah heran bukan karena khasiatnya ini, banyak orang ,memanfaatkan temulawak sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah makan pada anak.

Tak heran, banyak sekali produsen pembuat suplemen penambah nafsu makan selalu menggunakan ekstrak temulawak. Kita tidak harus membeli suplemen dengan ekstrak temulawak untuk mendapatkan khasiat temulawak sebagai penambah nafsu makan, kita juga dapat memanfaatkan tanaman temulawak yang kita tanam secara langsung dengan mengolahnya menjadi jamu tradisional. Berikut ini adalah cara membuat ramuan temulawak untukmenambah nafsu makan :

  1. Siapkan 25 gram temulawak, 10 gram asam jawa, dan gula merah secukupnya.
  2. Cuci temulawak hingga bersih dan kupas kulitnya.
  3. Memarkan temulawak hingga pecah (jangan tumbuk sampai halus).
  4. Masukan temulawak yang sudah dihancurkan tadi bersama dua bahan lainnya ke dalam panci bersama 600 ml air putih.
  5. Rebus kesemua bahan tadi hingga air rebusannya tinggal tersisa sekitar setengahnya saja.
  6. Tunggu sampai dingin, saring, lalu minum secara teratur.

Selain sebagai penambah nafsu makan pada anak, temulawak juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya :

  1. Memelihara fungsi hati
  2. Mengurangi radang sendi
  3. Membantu menyelesaikan masalah pencernaan
  4. Menurunkan lemak darah
  5. Melawan kanker
  6. Obat penyembuhan hepatitis
  7. Meredakan asma
  8. Pengobatan sakit ginjal
  9. Menyembuhkan bisul
  10. Mengatasi mual saat Moring Sickness

Melihat banyaknya manfaat yang terkandung dalam temulawak, untuk itu ada baiknya kita tidak memandang sebelah mata akan khasiat tanaman obat atau bahkan rempah dapur. Selain mudah didapatkan, pengobatan menggunakan cara herbal ini dipercaya lebih ekonomis dan lebih aman. Untuk itu, mari kita manfaatkan ladang kosong di sekitar kita untuk membudidayakan tanaman obat.

-Klinikita Berbagi Senang dan Sehat di Tahun 2017-