Sejauh ini kebanyakan pengidap diabetes tidak melakukan pengecekan kadar gula darah secara rutin. Padahal, perkembangan kadar gula darah seseorang dapat berubah dalam kurun waktu tertentu, sehingga diperlukan pengecekan gula darah secara teratur untuk bisa mengontrol dan memantaunya. Pengecekan ini diperlukan tidak saja untuk mengetahui kadar gula darah, namun juga dapat membantu program terapi pengelolaan dan pengobatan diabetes,” kata dr Suharko Soebardi, SpPD-KEMD, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.  Dengan pengecekan yang teratur, kadar gula darah dapat dikendalikan dan komplikasi diabetes dapat dihindari.

“Pengecekan gula darah harus mengikuti aturan sesuai jadwal yang disarankan mengacu kepada Panduan PGDM, agar pasien diabetes dapat mencapai target glikemik dengan aman,” katanya.

Pemeriksaan gula darah memiliki beberapa manfaat, antara lain :

– Untuk mengevaluasi pencapaian tujuan pengobatan secara keseluruhan.

– Mengetahui pengaruh perubahan pola makan dan olahraga terhadap kadar gula darah.

– Untuk mengetahui faktor lain yang kemungkinan dapat meningkatkan kadar gula darah.

– Memonitor efek obat antidiabetes pada kadar gula darah.

– Mengetahui kondisi gula darah.

Ada berbagai macam pemeriksaan gula darah, yaitu pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), gula darah puasa (GDP), dan gula darah darah 2 jam setelah makan (post prandial). Pemeriksaan HbA1c memeriksa kondisi gula darah dalam 3 bulan terakhir. Kadar gula darah yang jelas mengindikasikan diabetes adalah yang berada dalam kisaran > 200 mg/dl untuk kadar gula darah sewaktu (GDS) atau >=126 mg/dl untuk kadar gula darah puasa (GDP).Kadar gula darah diperiksa saat 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 gram (2 jam post prandial/2jamPP). Bila kadarnya >=200 mg/dl maka dapat dipastikan Anda menderita diabetes, kadar 140-199 mg/dl dikatakan Anda menderita gangguan toleransi glukosa, dan kadar < 140 mg/dl menandakan bahwa Anda tidak menderita kedua keadaan tersebut (normal).

Persiapan yang perlu dilakukan sebelum pemeriksaan Kadar gula darah adalah puasa minimal 8 jam. Anda dapat memulainya diwaktu tidur, misalnya puasa mulai dari jam 11 malam hingga jam 8 pagi keesokan harinya. Selama puasa ini Anda tidak boleh makan dan minum, kecuali minum air putih. Setelah dilakukan pemeriksaan GDP, Anda akan diberikan asupan air dengan 75gram gula. 2 jam setelahnya kembali dilakukan pemeriksaan GD 2PP. Selama selang waktu tersebut, agar hasil akurat, tidak boleh ada pemakaian obat dan asupan makan selain air gula yang telah diberikan.

Apakah perlu melakukan pencatatan hasil pemeriksaan kadar gula darah?

Memiliki pencatatan hasil pemeriksaan kadar gula darah berguna untuk dokter melakukan evaluasi terapi pengobatan. Pencatatan juga berfungsi agar dokter dapat melakukan perencanaan pola makan, pengobatan, atau program olahraga.

Melakukan hidup sehat dan selalu mengevaluasi pengobatan merupakan kunci untuk melawan diabetes dan selalu rutin untuk cek kadar gula darah juga merupakan salah satu keharusan yang sebaiknya Anda lakukan. Bagi Anda yang ingin cek kadar gula darah kini ada solusi untuk cek gula darah yang hemat, Klinikita memberikan promo Paket Combo Medhical Check Up untuk Cek Gula Darah. Promo ini berlaku untuk dua orang sekaligus, jadi bagi anda yang berniat untuk cek gula darah datanglah bersama (2 orang) untuk cek gula darahl. Untuk dua orang sekaligus hanya dikenakan biaya Rp. 15.000 untuk pemeriksaan gula darah. Dengan harga yang hemat seperti itu sayang bukan jika Anda tidak rutin untuk cek kadar gula darah Anda. Jangan terlalu sepele dengan masalah kesehatan Anda, lebih baik Anda mencegah dari pada Anda mengobati, dan manfaatnya baiknya pasti akan Anda rasakan. Jaga selalu kesehatan jangan lupa juga untuk selalu pantau kesehatan kita, karena kalu bukan kita sendiri yang peduli siapa lagi. Kesehatan kita adalah kunci kebahagiaan Anda dan keluarga.

-Klinikita Berbagi Senang Dan Sehat Di Tahun 2017-