Ikan kembung merupakan ikan yang kadang-kadang hidupnya didasar daerah tepian landasan benua bawah air (antara jurang continental shelf dan tepi pantai) dan kadang-kadang hidup didekat permukaan laut tergantung kepada musim. Ikan   ini seringkali berkumpul secara bergerombolan dan banyak sekali ke muncul permukaan pada musim tertentu, sehingga mudah ditangkap secara besar-besaran.

Ikan kembung atau seringkali disebut indian mackerel, merupakan salah satu komoditas penting perikanan tangkap. Ikan kembung memiliki panjang maksimal 35 cm. Ikan kembung termasuk ikan pelagis dari zona neritik, oseanodrom.

Di Indonesia sendiri penyebarannya sangat luas, diantaranya selat malaka (Dekat Banda Aceh), Laut Jawa, Laut Selatan Jawa, dan perairan timur laut lainnya. Ikan kembung dapat ditemukan pada perairan luar Indonesia.

Klasifikasi ikan kembung

Kingdom         : Animalia

Filum               : Chordata

Kelas               : Actinopterygii

Ordo                : Perciformes

Famili              : Scombridge

Genus              : Rastrelliger

Spesies            : Rastrelliger brachysoma ( kembung perempuan ) , Rastrelliger faughni ( kembung ), Rastrelliger kangurta ( kembung lelaki )

Morfologi ikan kembung

Secara umumnya, ikan kembung ini memiliki bentuk tubuh ramping dan panjang kelapa lebih tinggi dari kepala. Bagian tubuh di tutupi dengan sisik halus dan sokselet dibagian belakang sirip dada, dan terdapat selaput lemak pada kelopak bagian mata. Lapisan insang tampak terlihat jelas bila mulut dibuka dengan jumlah mencaai 30-46 buah, sisik pada rusuk berjumlah 120 – 150 buah, sirip punggung kedua berjari-jari eras dengan jumlah 10 buah dan sirip punggung lemah berjari – keri lemah berjumlah 11-12  serta sirip dubur berjari – jari lemah berjumlah 11-12 buah.

Ikan kembung ini memiliki warna kebiruan kehijauan dibagian atas dan bagian bawah berwarna putih kekuningan. Dua garis hitam dibagian punggung, satu garis hita, dekat sirip dada dan bagian badan berwarna gelap memanjang diatas garis rusuk.  Bagian sirip punggung memiliki warna abu – abu kekuningan, sirip ekor dan dada kekuningan.  Ikan ini memiliki panjang maksimum 35 cm dengan panjang rata – rata mencapai 20 – 25 cm.

Ikan kembung memiliki kandungan lemak yang sebagian besar merupakan asam lemak tak jenuh yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan serta dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini menjadikannya mudah di cerna dalam tubuh dan langsung digunakan oleh jaringan dalam tubuh. Sejumlah gizi ikan kembung di atas, memang berguna untuk kesehatan dan ibu hamil seperti berikut seperti yang dikutip dari  manfaat.co.id:

Manfaat Ikan Kembung bagi Ibu Hamil

Ikan kembung yang dikonsumsi ibu hamil dapat membantu memenuhi kebutuhan  omega 3 yang diperlukan untuk tumbuh kembang janin selama masa kehamilan. Kandungan asam lemak essential omega 3 yaitu DHA ((Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosapentaenoic acid) dalam manfaat ikan kembung dapat membantu pertumbuhan organ tubuh janin, serta sel-sel otak janin.

Beberapa studi telah membuktikan bahwa kandungan asam lemak omega 3 adalah  lemak tak jenuh yang telah terbukti mampu mengembangkan IQ dan Psikomotorik pada bayi dan anak-anak. Selain itu, kandungan omega 3 juga bermanfaat pada aktivitas mata (visual activity), meningkatkan kemampuan belajar, daya ingat, meningkatkan kekebalan tubuh, menghilangkan resiko rheumatoid arthritis dan multiple sclerosis, menghambat pertumbuhan kanker, serta untuk pembentukan sel-sel darah dan jantung pada janin.

Beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa kekurangan zat omega 3 bisa berdampak pada keterbelakangan mental, resiko penyakit jantung, serta gangguan sistem kekebalan tubuh setelah anak dilahirkan nantinya.

Efek Samping Ikan Kembung

Walaupun ikan kembung banyak memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat, akan tetapi ikan kembung juga mengandung merkuri metil dalam tingkat tinggi. Dimana kandungan tersebut sangat tidak baik jika dikonsumsi wanita hamil, karena dapat memiliki efek buruk pada perkembangan sistem saraf anak.

Tips memilih dan mengolah ikan kembung yang sehat :

Ikan kembung yang masih segar tidak memiliki bau yang kuat, dengan mata yang terang dan jelas, kulit lembab dan sisik mengkilap.

Lumuri ikan kembung dengan saus cuka atau jeruk untuk mendapatkan rasa yang kuat.

Jenis ikan yang termasuk dalam family scombridae dan marga Rastrelliger ini di Indonesia memiliki beberapa nama seperti lema atau tatare (bagi masyarakat Ambon), dan banyar atau banyara (bagi masyarakat Makasar). Ikan ini banyak dijumpai di perairan beriklim sedang dan tropis.

Mungkin selama ini masyarakat mengenal bahwa kandungan asam lemak omega 3 tertinggi hanya terdapat pada ikan salmon. Namun kita ketahui bahwa ikan salmon merupakan salah satu jenis ikan import yang harganya cukup mahal. Beberapa ahli telah melakukan study untuk membuktikan bahwa ikan lokal ini pun memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang jauh lebih tinggi daripada ikan salmon. Selain itu, ikan kembung yang bisa didapatkan di pasar-pasar tradisional dengan harga yang lebih terjangkau.

Manfaat lain ikan kembung untuk kesehatan

  1. Mencegah Penyakit Jantung

Salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah resiko penyakit jantung adalah dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung  manfaat omega 3. Ikan kembung tidak hanya kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dan polyunsaturated fatty acid, tetapi juga memiliki kandungan yang rendah lemak jenuh. Oleh karena itu makan ikan ini dapat membantu menurunkan risiko komplikasi jantung seperti stroke, aterosklerosis, serangan jantung dan aritmia.

  1. Menurunkan resiko diabetes (kencing manis)

Manfaat ikan kembung mengandung lemak sehat yakni asam lemak tak jenuh tunggal yaitu (MUFA), memainkan peran untuk pencegahan serta mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Mengkonsumsi ikan ini secara teratur tidak hanya mengatur kadar gula darah dalam tubuh, tetapi juga menurunkan lemak visceral, sehingga menurunkan risiko diabetes.

  1. Mengontrol tekanan darah

Saat seseorang non-vegetarian menderita hipertensi, mengkonsumsi ikan kembung setiap hari dapat membantu menjaga tingkat tekanan darah agar tetap stabil dan terkendali. Tingginya tingkat kalium yang terkandung dalam ikan ini membantu menjaga tekanan darah normal, selain itu juga mampu menurunkan risiko komplikasi kesehatan yang berhubungan dengan kondisi kekurangan kalium dalam tubuh.

  1. Mengurangi gejala rheumatoid arthritis

Dalam manfaat ikan kembung terkandung senyawa yang bersifat anti-inflamasi yang dapat membantu dalam menurunkan nyeri sendi. Kekakuan otot ini sering terjadi pada orang yang menderita rheumatoid arthritis.

  1. Pengobatan kanker usus

Ikan kembung merupakan salah satu sumber alami yang mengandung sejumlah manfaat vitamin D yang diketahui, memiliki pengaruh pada tingkat kelangsungan hidup pada seseorang yang menderita kanker usus. Sebuah studi penelitian menunjukkan bahwa, pasien kanker usus dengan kadar vitamin D yang lebih tinggi memungkinkan untuk mereka tetap bertahan hidup. Di samping juga untuk selalu meningkatkan kondisi kesehatan mereka.

Demikian yang dapat kami bagi pada kesempatan kali ini, semoga adanya artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda mengenai manfaat ikan kembung. Ada baiknya konsumsilah ikan kembung sebagai salah satu menu makan harian Anda terutama bagi ibu yang sedang hamil. Terimakasih.

-Klinikita Berbagi Senang & Sehat Di Tahun 2017-